Proses Publikasi Itu Naik Turun, Pelajaran Volatilitas yang Bisa Dipetik dari Gates of Olympus
Seorang profesor muda bercerita tentang perjalanan publikasi pertamanya yang masuk ke jurnal internasional bereputasi. Bukan sekali tembus, tapi melalui lima kali reject, tiga kali mayor revisi, dan satu kali hampir menyerah. "Rasanya seperti main Gates of Olympus," katanya sambil tertawa. "Kadang dapat multiplier kecil, kadang kering berbulan-bulan, lalu tiba-tiba scatter muncul dan semuanya berubah." Ia bukan sedang membandingkan mana yang lebih sulit, tapi menemukan paralel yang menarik: bahwa volatilitas—naik turunnya hasil dalam jangka pendek—adalah keniscayaan, baik di dunia game maupun dunia publikasi ilmiah.
Volatilitas: Musuh atau Guru?
Dalam dunia investasi, volatilitas sering dianggap musuh. Dalam game seperti Gates of Olympus, volatilitas adalah fitur, bukan bug. Pemain paham bahwa bisa saja 50 putaran kosong, lalu tiba-tiba muncul kombinasi yang mengubah segalanya. Dalam publikasi ilmiah, pola yang sama terjadi. Ada masa-masa di mana artikel kita ditolak bertubi-tubi, tanpa alasan yang jelas. Ada masa-masa di mana revisi terasa seperti tidak pernah cukup. Tapi ada juga saat di mana tiba-tiba LoA datang, atau artikel yang sudah terbit mulai dikutip di mana-mana. Memahami volatilitas sebagai guru, bukan musuh, adalah langkah pertama menuju ketahanan mental.
Fase Kering yang Menguji Kesabaran
Dalam Gates of Olympus, fase kering adalah bagian dari desain. Pemain yang tidak siap akan frustrasi dan berhenti. Pemain yang paham akan menggunakan fase kering untuk mengamati pola, mengatur ulang strategi, atau sekadar mengelola modal. Dalam publikasi, fase kering adalah saat di mana artikel kita "mengendap" di meja editor, atau ketika response dari reviewer datang dengan permintaan revisi yang terasa mustahil. Di sinilah karakter peneliti diuji: apakah kita akan marah, menyalahkan sistem, atau justru menggunakan waktu ini untuk memperdalam analisis, memperbaiki argumen, dan menyiapkan diri untuk peluang berikutnya?
Scatter Hitam dan Momen Keberuntungan
Dalam game, scatter hitam sering dianggap sebagai momen magis. Tapi pemain berpengalaman tahu bahwa scatter hitam bukan murni keberuntungan. Ia muncul setelah ribuan putaran, setelah memahami timing, setelah mengelola sumber daya dengan bijak. Dalam publikasi, momen "scatter hitam" adalah ketika review datang dengan komentar "minor revision" setelah berbulan-bulan ditolak, atau ketika editor tiba-tiba mengundang kita untuk submit di special issue bergengsi. Ini bukan kebetulan semata. Ini adalah akumulasi dari kerja keras yang konsisten, yang pada akhirnya bertemu dengan momen yang tepat.
Multiplier Kecil yang Tak Boleh Diremehkan
Di Gates of Olympus, pemain sering terobsesi dengan multiplier besar. Tapi yang membuat saldo bertahan lama justru multiplier-multiplier kecil yang datang konsisten. Dalam publikasi, kita sering terlalu fokus pada jurnal Q1 atau impact factor tinggi, sampai lupa bahwa publikasi di jurnal terindeks, prosiding seminar, atau bahkan opini di media massa juga punya nilai. Multiplier kecil ini, jika dikumpulkan, akan membangun reputasi yang kokoh. Satu artikel di jurnal bereputasi memang membanggakan, tapi 10 artikel di jurnal kredibel dengan sitasi yang tersebar justru lebih berdampak dalam jangka panjang.
Risiko Overtrading di Dunia Publikasi
Dalam trading, overtrading adalah kesalahan umum: terlalu sering masuk-keluar pasar karena takut kehilangan momen. Di Gates of Olympus, overtrading berarti memaksakan putaran terus-menerus tanpa jeda. Di dunia publikasi, overtrading adalah kebiasaan mengirim artikel ke mana-mana tanpa persiapan matang, atau berganti-ganti topik karena tergoda tren. Akibatnya sama: kelelahan, kualitas menurun, dan pada akhirnya hasil yang tidak optimal. Pemain bijak tahu kapan harus menahan diri, kapan harus istirahat, dan kapan benar-benar siap untuk "masuk" dengan modal terbaik.
Komunitas dan Berbagi Pengalaman Volatilitas
Di forum-forum diskusi akademisi muda, topik tentang naik turunnya perjuangan publikasi sering menjadi perbincangan hangat. Ada yang bercerita tentang artikel yang ditolak 7 kali sebelum akhirnya diterima di jurnal yang lebih baik. Ada yang berbagi strategi menghadapi reviewer yang "galak". Ada juga yang sekadar mencari teman untuk saling menguatkan saat fase kering. Komunitas ini berfungsi seperti "guild" dalam game: tempat berbagi sumber daya, informasi, dan dukungan moral. Tanpa komunitas, volatilitas terasa lebih berat karena kita menghadapinya sendirian.
Data dan Catatan sebagai Kompas
Pemain Gates of Olympus yang serius biasanya mencatat pola: kapan scatter muncul, berapa putaran kosong, bagaimana respons terhadap perubahan taruhan. Dalam publikasi, data serupa juga penting. Catatlah: jurnal mana yang merespons cepat, reviewer mana yang memberikan masukan konstruktif, topik apa yang sedang tren. Dengan data ini, kita tidak lagi berjalan dalam kegelapan. Volatilitas tetap ada, tapi kita punya kompas untuk membaca arah.
Menerima Bahwa Tidak Semua Artikel Akan Tembus
Salah satu pelajaran tersulit dalam publikasi ilmiah adalah menerima bahwa tidak semua artikel akan tembus. Ada yang memang kurang cocok dengan visi jurnal, ada yang kalah saing, ada juga yang mungkin timing-nya kurang tepat. Dalam Gates of Olympus, pemain berpengalaman tahu bahwa tidak setiap sesi akan menghasilkan kemenangan. Mereka keluar saat sudah mencapai target, atau saat modal habis. Mereka tidak memaksakan diri "membalas dendam" karena tahu itu hanya akan memperburuk keadaan.
Tanya Jawab Ringan
Apakah mencatat pola publikasi benar-benar membantu seperti mencatat pola di game?
Sangat membantu. Dengan mencatat, kita bisa melihat jurnal mana yang paling responsif, reviewer mana yang paling konstruktif, dan topik apa yang sedang diminati. Data ini mengurangi ketidakpastian dan membantu pengambilan keputusan yang lebih baik.
Bagaimana cara menghadapi fase kering yang berkepanjangan?
Fase kering adalah waktu yang tepat untuk introspeksi: apakah topik kita masih relevan? Apakah kualitas tulisan perlu ditingkatkan? Gunakan waktu ini untuk membaca lebih banyak, berdiskusi dengan kolega, atau bahkan mengambil kursus singkat. Jangan hanya menunggu.
Apakah boleh mengirim artikel ke banyak jurnal sekaligus?
*Ini masalah etika. Sebagian besar jurnal melarang submission ganda. Lebih baik fokus pada satu jurnal dalam satu waktu, tapi lakukan dengan persiapan maksimal. Seperti di game: lebih baik satu putaran dengan persiapan matang daripada 10 putaran asal-asalan.*
Pada akhirnya, Gates of Olympus mengajarkan kita sesuatu yang mungkin terdengar klise tapi nyata: bahwa hidup—termasuk publikasi ilmiah—adalah permainan volatilitas. Ada kalanya kita di atas, ada kalanya di bawah. Yang membedakan mereka yang bertahan dan yang menyerah bukanlah seberapa sering mereka menang, tapi seberapa bijak mereka menyikapi kekalahan. Fase kering bukan hukuman, tapi kesempatan untuk mempersiapkan diri menyambut scatter yang suatu saat pasti datang. Selama kita terus belajar, terus mencatat, dan terus maju, volatilitas bukan lagi musuh, tapi irama yang membuat perjalanan ini semakin bermakna.

